Denny Kailimang

Denny Kailimang

Denny Kailimang

Denny Kailimang memperoleh gelar Sarjana Hukum dari fakultas Hukum Universitas Parahyangan, Bandung (1975), dan gelar Magister Hukum dari Fakultas Hukum Universitas Padjajaran (2004).

Denny sudah menekuni profesinya sebagai Advokat sejak tahun 1978. Bidang litigasi, baik pidana maupun perdata, merupakan keahlian utamanya. Sebagai litigator, Denny banyak terlibat dalam pembelaan perkara-perkara yang menarik perhatian masyarakat, antara lain kasus mantan Presiden Suharto, kasus subversi A.M Fatwa, kasus Bulog Gate II yang melibatkan mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Akbar Tandjung, dan kasus mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar. Walau dikenal luas sebagai litigator, Denny tercatat sebagai Konsultan Hukum Pasar Modal pada Badan Pengawas Pasar Modal & Lembaga Keuangan (Bapepam-LK).

Selain menekuni profesinya sebagai Advokat, sejak mudanya Denny juga aktif dikepengurusan berbagai organisasi hukum maupun sosial. Denny, misalnya, adalah salah seorang yang membidani pendirian dan menjadi salah seorang Ketua Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI 2005-2010). Jabatan lainnya adalah Ketua Umum Asosiasi Advokat Indonesia (AAI 2000-2005, 2005-2010), dan Committee Secretary dari Jakarta Lawyers Club (JLC). Denny juga merupakan anggota Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal dan aktif membantu ASEAN Law Association-Komite Nasional Indonesia (ALA KNI)

Sebagai wujud kecintaannya pada dunia pendidikan, Denny aktif sebagai pengajar di sejumlah tempat. Sebagai pengajar mata kuliah hukum acara pidana pada Fakultas Hukum Universitas Katolik Atmajaya, Jakarta, merupakan salah satu kegiatannya. Denny juga aktif mengajar pada program pendidikan calon kurator dan pengurus, serta mengajar pada pendidikan-pendidikan khusus profesi Advokat di seluruh Indonesia. denny@kailimang-ponto.com

News and Activity : Rebut Kembali TPI dari Hary Tanoe, Kuasa Hukum Tutut: Ini Keadilan… | Intrepid Banding Atas Putusan PTUN Surabaya | Koruptor Menunggangi: Narapidana Korupsi Dapat Remisi pada Lebaran dan Agustusan | Narapidana Korupsi Melawan: PP No. 99/2012: Remisi Hanya untuk “Justice Collaborator” | (English) A Love Without End |